-
Berapa banyak medium yang harus ditambahkan ke dalam labu di inkubator pengocok?
Labu Erlenmeyer kultur sel steril RADOBIO dirancang khusus untuk membudidayakan sel suspensi termasuk sel HEK 293 dan CHO dalam inkubator pengocok. Labu ini memiliki dasar datar dan tutup berventilasi, sehingga cocok untuk pengembangan proses skala kecil, peningkatan skala, dan ...Baca selengkapnya -
Apa itu Inkubator CO₂? Panduan Singkat
Meskipun banyak digunakan dalam ilmu hayati, fungsi inkubator CO₂ masih asing bagi banyak orang. Panduan ini akan menjelaskan tujuan, cara kerja, dan aplikasinya—baik Anda berada di laboratorium biologi sel, fasilitas farmasi, atau pusat penelitian medis. Apa itu Inkubator CO₂? Inkubator CO₂ adalah sebuah alat...Baca selengkapnya -
Seberapa efektifkah sterilisasi suhu tinggi pada inkubator CO₂?
Kontaminasi kultur sel seringkali menjadi masalah yang paling umum ditemui di laboratorium kultur sel, terkadang dengan konsekuensi yang sangat serius. Kontaminan kultur sel dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu kontaminan kimia seperti pengotor dalam media, serum dan air, endotoksin, p...Baca selengkapnya -
Mengapa inkubator CO2 saya mengalami kondensasi?
Saat kita menggunakan inkubator CO2 untuk membudidayakan sel, karena perbedaan jumlah cairan yang ditambahkan dan siklus kultur, kita memiliki persyaratan yang berbeda untuk kelembaban relatif di dalam inkubator. Untuk eksperimen menggunakan pelat kultur sel 96 sumur dengan siklus kultur yang panjang, karena jumlah yang kecil...Baca selengkapnya -
Bagaimana cara memilih amplitudo yang tepat untuk inkubator pengocok?
Apa itu amplitudo penggetar? Amplitudo penggetar inkubator adalah diameter palet dalam gerakan melingkar, terkadang disebut "diameter osilasi" atau "diameter lintasan" dengan simbol: Ø. Radobio menawarkan penggetar standar dengan amplitudo 3mm, 25mm, 26mm, dan 50mm,...Baca selengkapnya -
Apa perbedaan antara kultur sel melekat dan kultur sel suspensi?
Sebagian besar sel vertebrata, kecuali sel hematopoietik dan beberapa sel lainnya, bergantung pada daya lekat dan harus dikultur pada substrat yang sesuai yang telah diolah secara khusus untuk memungkinkan adhesi dan penyebaran sel. Namun, banyak sel juga cocok untuk kultur suspensi....Baca selengkapnya -
Apa perbedaan antara sensor TC dan sensor IR pada inkubator CO₂?
Saat menumbuhkan kultur sel, untuk memastikan pertumbuhan yang tepat, suhu, kelembapan, dan kadar CO2 perlu dikontrol. Kadar CO2 penting karena membantu mengontrol pH media kultur. Jika terlalu banyak CO2, media akan menjadi terlalu asam. Jika tidak cukup...Baca selengkapnya -
Mengapa menggunakan inkubator CO2 untuk kultur sel?
pH larutan kultur sel pada umumnya berkisar antara 7,0 dan 7,4. Karena sistem penyangga pH karbonat merupakan sistem penyangga pH fisiologis (sistem penyangga pH penting dalam darah manusia), sistem ini digunakan untuk menjaga pH tetap stabil di sebagian besar kultur. Sejumlah natrium bikarbonat seringkali dibutuhkan...Baca selengkapnya -
Pengaruh variasi suhu terhadap kultur sel dalam inkubator CO2
Suhu merupakan parameter penting dalam kultur sel karena memengaruhi reproduksibilitas hasil. Perubahan suhu di atas atau di bawah 37°C memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinetika pertumbuhan sel mamalia, serupa dengan sel bakteri. Perubahan ekspresi gen dan ...Baca selengkapnya -
Aplikasi inkubator pengocok dalam kultur sel biologis
Kultur biologis dibagi menjadi kultur statis dan kultur pengocokan. Kultur pengocokan, juga dikenal sebagai kultur suspensi, adalah metode kultur di mana sel-sel mikroba diinokulasi dalam media cair dan ditempatkan pada pengocok atau osilator untuk osilasi konstan. Metode ini banyak digunakan dalam penyaringan strain...Baca selengkapnya



