Toleransi Termal dan Kondisi Sterilisasi Kontaminan Mikroba Umum dalam Kultur Sel
Mikroorganisme umum yang mengkontaminasi kultur sel meliputi:Escherichia coli, Staphylococcus aureus, ragi, jamur, mikoplasma, dan virus. Dalam kondisi apa mikroorganisme ini dapat dinonaktifkan?
1) Escherichia coli
E. coliMemiliki ketahanan panas yang rendah. Merendam dalam air panas pada suhu 60°C selama 30 menit akan mensterilkan; memanaskan pada suhu 70°C selama kurang lebih 3 menit akan membunuh bakteri; air mendidih pada suhu 100°C akan menonaktifkannya dalam waktu 1 hingga 3 menit.
2) Staphylococcus aureus
Sel vegetatif bebas sporaS. aureusMemiliki toleransi panas sedang dan tidak dapat bertahan pada suhu tinggi. Perendaman dalam air bersuhu 60°C selama 30 menit akan menghilangkan sebagian besar bakteri yang masih hidup; perlakuan pada suhu 70°C selama 10 menit akan menonaktifkan sel-sel vegetatif sepenuhnya.
3) Ragi
Sel ragi umumnya berhenti tumbuh di atas 47°C. Suhu pertumbuhan optimalnya berkisar antara 20°C hingga 30°C, dan suhu fermentasi optimalnya adalah 40–42°C. Sel ragi akan mati dalam hitungan menit pada suhu 55–56°C.
4) Cetakan
Jamur mudah bertahan hidup dan bereproduksi di lingkungan gelap dan lembap pada suhu 20–30°C. Memanaskan sebagian besar jamur hingga 80°C dan menahannya selama 20 menit dapat mendisinfeksi. Namun, spora jamur (propagul reproduksi) sangat tahan panas dan sulit dihilangkan dengan air mendidih pada suhu 100°C; perlakuan suhu tinggi pada 121°C selama sekitar 10 menit dapat menonaktifkan spora secara signifikan.
5) Mycoplasma
Mikoplasma adalah bakteri sederhana yang tidak memiliki dinding sel dan dikenal sebagai organisme yang bereplikasi sendiri terkecil (biasanya berdiameter 0,1–0,3 μm). Suhu pertumbuhan optimalnya adalah 35°C, dan mereka sangat sensitif terhadap panas. Paparan suhu 100°C selama 5 menit akan membunuh mikoplasma sepenuhnya.
6) Virus
Virus umumnya rentan terhadap panas. Sebagian besar virus menjadi tidak aktif setelah 30 menit pada suhu 55–60°C, dan hanya beberapa detik mendidih pada suhu 100°C sudah cukup untuk menonaktifkannya sepenuhnya.
Waktu posting: 09 Juli 2026



